Inspirasi

Doa Pernikahan Islami Lengkap: Arab, Latin, Arti, dan Sumbernya

Doa pernikahan Islami lengkap dengan tulisan Arab, latin, dan arti: doa untuk pengantin dari hadits, doa setelah akad, dan ayat tentang pernikahan.

6 menit bacaoleh Tim Nika
Buku di atas rehal kayu ukir, tasbih kayu, bunga melati, dan amplop undangan krem bersegel emas

Doa pernikahan adalah salah satu hal yang paling sering dicari menjelang akad, baik oleh tamu yang ingin mendoakan pengantin maupun oleh calon pengantin yang ingin mencantumkannya di undangan. Doa yang paling utama untuk pengantin adalah doa yang diajarkan Rasulullah SAW: "Baarakallahu laka wa baaraka 'alaika wa jama'a bainakumaa fii khair."

Di artikel ini kami rangkum doa pernikahan Islami yang umum dibaca, lengkap dengan tulisan Arab, latin, arti, dan sumbernya. Kami juga menyertakan ayat Al-Qur'an tentang pernikahan yang sering dikutip di undangan.

Catatan: transliterasi latin hanya alat bantu baca. Untuk pelafalan yang tepat, rujuklah teks Arab dan tanyakan kepada guru atau ustaz yang kalian percaya.

Doa Pernikahan dari Hadits: Doa untuk Pengantin

Inilah doa yang paling dianjurkan untuk diucapkan tamu kepada pengantin. Diriwayatkan dari Abu Hurairah RA bahwa apabila Nabi SAW mengucapkan selamat kepada orang yang menikah, beliau berdoa:

بَارَكَ اللَّهُ لَكَ وَبَارَكَ عَلَيْكَ وَجَمَعَ بَيْنَكُمَا فِي خَيْرٍ

Latin: Baarakallahu laka wa baaraka 'alaika wa jama'a bainakumaa fii khair.

Artinya: "Semoga Allah memberkahimu, melimpahkan berkah kepadamu, dan mengumpulkan kalian berdua dalam kebaikan."

Sumber: HR. Abu Dawud no. 2130 dan At-Tirmidzi no. 1091. At-Tirmidzi menilainya hasan sahih.

Doa ini singkat dan mudah dihafal, sehingga cocok diucapkan langsung saat bersalaman dengan pengantin, ditulis di kartu ucapan, atau dikirim lewat buku ucapan undangan digital.

Doa Setelah Akad Nikah yang Populer di Indonesia

Selain doa dari hadits di atas, di banyak acara akad nikah di Indonesia juga sering dibacakan doa berikut oleh penghulu atau tokoh agama. Doa ini populer di masyarakat dan termuat di berbagai rujukan doa, termasuk NU Online. Perlu diketahui, lafaz ini adalah doa yang disusun para ulama, bukan lafaz yang diriwayatkan langsung dalam hadits seperti doa sebelumnya.

اَللّٰهُمَّ أَلِّفْ بَيْنَهُمَا كَمَا أَلَّفْتَ بَيْنَ اٰدَمَ وَحَوَّاءَ وَأَلِّفْ بَيْنَهُمَا كَمَا أَلَّفْتَ بَيْنَ سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيْمَ وَسَارَةَ وَأَلِّفْ بَيْنَهُمَا كَمَا أَلَّفْتَ بَيْنَ سَيِّدِنَا يُوْسُفَ وَزُلَيْخَاءَ وَأَلِّفْ بَيْنَهُمَا كَمَا أَلَّفْتَ بَيْنَ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَسَيِّدَتِنَا خَدِيْجَةَ الْكُبْرَى وَأَلِّفْ بَيْنَهُمَا كَمَا أَلَّفْتَ بَيْنَ سَيِّدِنَا عَلِيٍّ وَسَيِّدَتِنَا فَاطِمَةَ الزَّهْرَاءِ

Latin: Allahumma allif bainahumaa kamaa allafta baina Aadama wa Hawwaa', wa allif bainahumaa kamaa allafta baina sayyidinaa Ibraahiima wa Saarah, wa allif bainahumaa kamaa allafta baina sayyidinaa Yuusufa wa Zulaikhaa, wa allif bainahumaa kamaa allafta baina sayyidinaa Muhammadin shallallaahu 'alaihi wa sallama wa sayyidatinaa Khadiijatal kubraa, wa allif bainahumaa kamaa allafta baina sayyidinaa 'Aliyyin wa sayyidatinaa Faathimataz zahraa'.

Artinya: "Ya Allah, rukunkanlah keduanya sebagaimana Engkau merukunkan Adam dan Hawa, rukunkanlah keduanya sebagaimana Engkau merukunkan Ibrahim dan Sarah, rukunkanlah keduanya sebagaimana Engkau merukunkan Yusuf dan Zulaikha, rukunkanlah keduanya sebagaimana Engkau merukunkan Nabi Muhammad SAW dan Khadijah Al-Kubra, dan rukunkanlah keduanya sebagaimana Engkau merukunkan Ali dan Fathimah Az-Zahra."

Doa Suami untuk Istri Setelah Menikah

Doa ini diajarkan Nabi SAW untuk dibaca suami ketika pertama kali bertemu istrinya setelah menikah, sambil memegang ubun-ubunnya:

اَللّٰهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ خَيْرَهَا وَخَيْرَ مَا جَبَلْتَهَا عَلَيْهِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّهَا وَشَرِّ مَا جَبَلْتَهَا عَلَيْهِ

Latin: Allahumma innii as-aluka khairahaa wa khaira maa jabaltahaa 'alaih, wa a'uudzu bika min syarrihaa wa syarri maa jabaltahaa 'alaih.

Artinya: "Ya Allah, aku memohon kepada-Mu kebaikannya dan kebaikan tabiat yang Engkau ciptakan padanya, dan aku berlindung kepada-Mu dari keburukannya dan keburukan tabiat yang Engkau ciptakan padanya."

Sumber: HR. Abu Dawud no. 2160 dan Ibnu Majah no. 1918.

Doa dari Al-Qur'an untuk Pasangan dan Keluarga

Doa berikut diambil dari QS. Al-Furqan ayat 74 dan sering dipanjatkan pasangan untuk kebaikan rumah tangga mereka:

رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ اَزْوَاجِنَا وَذُرِّيّٰتِنَا قُرَّةَ اَعْيُنٍ وَّاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِيْنَ اِمَامًا

Latin: Rabbanaa hab lanaa min azwaajinaa wa dzurriyyaatinaa qurrata a'yun, waj'alnaa lil muttaqiina imaamaa.

Artinya (terjemahan Kemenag): "Wahai Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami penyejuk mata dari pasangan dan keturunan kami serta jadikanlah kami sebagai pemimpin bagi orang-orang yang bertakwa."

Ayat Al-Qur'an tentang Pernikahan yang Sering Dikutip di Undangan

QS. Ar-Rum ayat 21

وَمِنْ اٰيٰتِهٖٓ اَنْ خَلَقَ لَكُمْ مِّنْ اَنْفُسِكُمْ اَزْوَاجًا لِّتَسْكُنُوْٓا اِلَيْهَا وَجَعَلَ بَيْنَكُمْ مَّوَدَّةً وَّرَحْمَةً ۗاِنَّ فِيْ ذٰلِكَ لَاٰيٰتٍ لِّقَوْمٍ يَّتَفَكَّرُوْنَ

Artinya (terjemahan Kemenag): "Di antara tanda-tanda (kebesaran)-Nya ialah bahwa Dia menciptakan pasangan-pasangan untukmu dari (jenis) dirimu sendiri agar kamu merasa tenteram kepadanya. Dia menjadikan di antaramu rasa cinta dan kasih sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi kaum yang berpikir."

QS. Adz-Dzariyat ayat 49

وَمِنْ كُلِّ شَيْءٍ خَلَقْنَا زَوْجَيْنِ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ

Artinya (terjemahan Kemenag): "Segala sesuatu Kami ciptakan berpasang-pasangan agar kamu mengingat (kebesaran Allah)."

QS. Yasin ayat 36

سُبْحٰنَ الَّذِيْ خَلَقَ الْاَزْوَاجَ كُلَّهَا مِمَّا تُنْۢبِتُ الْاَرْضُ وَمِنْ اَنْفُسِهِمْ وَمِمَّا لَا يَعْلَمُوْنَ

Artinya (terjemahan Kemenag): "Maha Suci (Allah) yang telah menciptakan semuanya berpasang-pasangan, baik dari apa yang ditumbuhkan oleh bumi dan dari diri mereka sendiri maupun dari apa yang tidak mereka ketahui."

Cara Mencantumkan Doa di Undangan Pernikahan

  • Pilih satu doa atau ayat saja. Undangan yang memuat terlalu banyak teks Arab justru sulit dibaca. QS. Ar-Rum ayat 21 adalah pilihan paling umum.
  • Sertakan terjemahan. Tidak semua tamu bisa membaca teks Arab, jadi terjemahan membantu pesan tersampaikan.
  • Cantumkan sumber. Tulis nama surah dan nomor ayat, atau nama perawi dan nomor hadits.
  • Periksa ulang teks Arab. Kesalahan harakat bisa mengubah makna. Minta bantuan orang yang paham untuk mengecek sebelum undangan disebar.
  • Hormati teks suci. Di undangan cetak, sebagian orang khawatir lembarannya terbuang. Ini salah satu alasan banyak keluarga beralih ke undangan digital.

Contoh kalimat pembuka dan penutup undangan Islami yang lengkap bisa kalian temukan di artikel contoh undangan pernikahan Islami.

Kapan Doa-Doa Ini Dibaca?

  • Saat bersalaman dengan pengantin: doa "Baarakallahu laka" dari hadits.
  • Setelah ijab kabul: doa yang dipimpin penghulu, tokoh agama, atau perwakilan keluarga, misalnya doa "Allahumma allif bainahuma".
  • Saat suami pertama kali bertemu istri setelah akad: doa "Allahumma inni as-aluka khairaha".
  • Kapan saja dalam rumah tangga: doa dari QS. Al-Furqan ayat 74.

Doa juga bisa dipanjatkan dalam bahasa sendiri. Yang terpenting adalah ketulusan niat untuk kebaikan kedua mempelai.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apa doa yang diucapkan saat mengucapkan selamat kepada pengantin?

"Baarakallahu laka wa baaraka 'alaika wa jama'a bainakumaa fii khair" (HR. Abu Dawud dan At-Tirmidzi). Doa ini bisa diucapkan langsung saat bersalaman atau ditulis di ucapan.

Apakah doa "Allahumma allif bainahuma" berasal dari hadits?

Doa tersebut populer dibaca setelah akad nikah di Indonesia dan termuat di berbagai rujukan doa, tetapi lafaznya disusun para ulama dan bukan riwayat hadits seperti doa "Baarakallahu laka". Membacanya sebagai doa umum tetap diperbolehkan oleh banyak ulama.

Apa bedanya "laka" dan "lakuma" dalam doa pengantin?

Dalam riwayat hadits, lafaznya "laka" dan "'alaika" (untukmu, tunggal). Sebagian orang menyesuaikan menjadi bentuk ganda saat mendoakan kedua mempelai sekaligus. Jika ragu, gunakan lafaz sesuai riwayat.

Bolehkah ayat Al-Qur'an dicantumkan di undangan digital?

Boleh, dan banyak dilakukan. Pastikan teks Arab dan terjemahannya benar serta mencantumkan sumber ayat.

Bolehkah mendoakan pengantin dengan bahasa Indonesia?

Boleh. Doa dalam bahasa sendiri tetap bermakna, misalnya "Semoga Allah memberkahi pernikahan kalian dan menjadikan keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah." Lafaz dari hadits dianjurkan, tetapi tidak menggantikan ketulusan doa.

Hadirkan Doa dalam Undangan Kalian

Banyak template undangan digital Nika menyediakan bagian khusus untuk kutipan ayat atau doa di bagian pembuka. Untuk nuansa yang tenang dan khidmat, coba Timeless Letter atau Eterna Vow. Tamu juga bisa mengirimkan doa mereka langsung lewat kolom ucapan di undangan. Lihat semua pilihan di katalog template Nika.

Lihat semua
8 menit bacaoleh Tim Nika

Adat Pernikahan Minang: Urutan Prosesi, Makna, dan Versi Sederhana

Urutan prosesi adat pernikahan Minangkabau dan maknanya, dari maresek, maminang, babako, dan malam bainai hingga manjapuik marapulai, basandiang, manjalang, busana suntiang, plus tips versi sederhana.

7 menit bacaoleh Tim Nika

Adat Pernikahan Betawi: Urutan Prosesi, Makna, dan Versi Sederhana

Urutan prosesi adat pernikahan Betawi dan maknanya, dari ngelamar, bawa tande putus, piare, siraman, dan malam pacar hingga palang pintu, roti buaya, busana pengantin, plus tips versi sederhana.

8 menit bacaoleh Tim Nika

Photobooth Pernikahan: Ide Konsep, DIY vs Vendor, dan Tips Ramai

Ide dan konsep photobooth pernikahan untuk resepsi: DIY atau sewa vendor, properti, pencahayaan, penempatan, cetak instan vs digital, dan kaitannya dengan buku tamu.