
Classic
Mangle Radiance
Undangan pernikahan digital bernuansa adat Sunda yang lembut dan bercahaya, dibuka oleh siger emas dengan untaian mangle melati yang turun kuntum demi kuntum di kedua sisi. Foto pasangan tampil besar dan bebas, dengan ornamen line-art emas di atas plum gelap: pita kawung/songket, skyline rumah panggung beratap capit gunting diapit rumpun bambu di bawah sampul, boboko dan kotak seserahan untuk tanda kasih, dan ikon musik kacapi.

Classic
Mentul Glow
Undangan pernikahan digital bernuansa adat Jawa gaya keraton yang anggun dan tenang, dibuka oleh deretan cunduk mentul emas yang tumbuh dan bergetar lembut di atas sanggul, dengan roncean melati menjuntai. Foto pasangan tampil besar dan bebas, dengan ornamen line-art emas di atas nila gelap: pita batik sidomukti/truntum, ukiran lung-lungan, skyline pendopo dan joglo diapit beringin di bawah sampul, peti seserahan dan bokor untuk tanda kasih, dan ikon musik bonang.

Classic
Suntiang Bloom
Undangan pernikahan digital bernuansa adat Minangkabau yang anggun, dibuka oleh animasi suntiang emas yang mekar tingkat demi tingkat lalu menjuntaikan rumbai. Foto pasangan tampil besar dan bebas, dengan ornamen line-art emas: pita songket, ukiran kaluak paku, siluet rumah gadang bergonjong di bawah sampul, carano untuk tanda kasih, dan ikon musik talempong.
+2

Classic
Minang Tales
Undangan pernikahan digital bernuansa Minangkabau dengan bingkai songket balapak dan rumah gadang bergonjong. Dibuka dari daun pintu songket yang terbuka menampakkan mempelai bersanding di pelaminan di antara rangkiang, marawa yang berkibar, sawah berundak, dan Gunung Marapi. Setiap bagian dihiasi pita songket, jumbai emas, sudut ukiran, pohon yang bergoyang, burung, dan awan yang berarak. Kisah cinta disajikan sebagai sungai yang tergambar saat digulir dengan perahu yang berlayar menyusurinya, ditutup pematang sawah menuju rumah gadang. Tipografi Cinzel dan EB Garamond dengan palet merah songket dan indigo.
+2

Elegant
Gunungan Grace
Template undangan pernikahan digital bernuansa keraton Jawa. Pembuka gunungan kayon yang membelah, untaian melati, dan batik parang serta kawung mengiringi nama mempelai. Suasananya sakral, hangat, dan tenang, bagi pasangan yang ingin undangan berakar pada budaya Jawa.

Classic
Phinisi Tales
Undangan pernikahan digital bergaya buku cerita lukis bahari Sulawesi Selatan, untuk pasangan Bugis maupun Makassar. Kapal phinisi menjadi bintangnya: berlayar melintasi selat dengan layar menggembung dan umbul berkibar, oleng di atas tiga lapis ombak, lalu melintas besar saat tirai lipa sabbe tersibak membuka undangan. Rumah panggung bangsawan bertimpalaja, pantai berkelapa, lepa-lepa, dermaga, dan pasangan berbaju adat melengkapi setiap bagian, dengan aksara Lontara "Sipakatau" sebagai hiasan yang selalu didampingi teks Latin. Kisah cinta disajikan sebagai alur laut yang tergambar saat digulir dengan phinisi yang berlayar menyusurinya. Tipografi Cinzel dan Spectral dengan palet merah sabbe dan indigo laut.
+2

Classic
Pasundan Tales
Undangan pernikahan digital bernuansa Sunda yang dilukis di antara sawah berundak dan pegunungan Parahyangan berkabut. Dibuka dari daun pintu bilik bambu yang terbuka menampakkan mempelai bersanding di saung, lengkap dengan leuit, rumpun bambu, pohon pisang, burung, dan awan mega mendung. Setiap bagian dihiasi bilah bambu, sudut ukiran, kabut yang melayang, serta judul berbahasa Sunda dengan aksara Sunda dekoratif. Kisah cinta disajikan sebagai jalan setapak di pematang yang tergambar saat digulir dengan julang yang terbang menyusurinya, ditutup pasangan berjalan menuju gunung. Tipografi Marcellus dan Crimson Pro dengan palet merah tua dan indigo.
+2

Classic
Heian Seasons
Undangan pernikahan digital bernuansa Jepang era Heian: layar lipat byobu berlukis istana, awan emas kasumi, kertas washi, sakura, dan cap merah 寿. Dibuka dengan byobu empat panel yang terlipat ke dua sisi, lalu berlanjut ke hero bertirai emas dengan ranting sakura yang tergambar, kisah cinta empat musim (haru, natsu, aki, fuyu) dengan mon dan motif musim, kartu acara bersudut kanagu, galeri panel kinpaku, hingga amplop shūgi-bukuro bersimpul mizuhiki. Merah sakura dan hijau lumut berpadu dengan tipografi Zen Old Mincho, Cormorant Garamond, dan Pinyon Script, menghadirkan kesan klasik, tenang, dan anggun.
+1